Hal-Hal yang Menghancurkan Hasil Optimasi SEO – Pada dasarnya tujuan dari optimasi SEO adalah agar blog/website yang dioptimasi dapat masuk ke halaman pertama Google dengan kata kunci tertentu. Hal ini memastikan banyak orang khususnya yang berkecimpung di dunia bisnis online memanfaatkannya untuk membantu meningkatkan keuntungan dari penjualan barang/jasa melalui optimasi SEO yang dilakukan pada website mereka.

Hal-Hal yang Menghancurkan Hasil Optimasi SEO

Tak jarang banyak pakar SEO, jasa konsultan pemasaran dan digital agency Indonesia berlomba-lomba menawarkan teknik SEO terbaik yang mereka miliki.

Tidak sulit untuk melakukan SEO selama Anda mengetahui panduan dari Google serta teknik yang berbeda untuk mengoptimalkan baik on-page maupun off-page, bahkan jika Anda masih baru, Anda juga bisa melakukannya.

Namun, ada beberapa hal khusus yang tidak dilakukan, ini ada hubungannya dengan teknis dalam pengkodean situs web sehingga tidak jarang banyak orang mengeluh mengapa pengoptimalan tidak mendapatkan hasil/mengapa kata kunci yang dioptimalkan tidak juga muncul di halaman 1 Google.

Itu karena mereka melewatkan beberapa hal berikut.

  1. Desain Tidak Ramah Seluler/Responsif

Pada tahun 2015, Google meluncurkan algoritma yang disebut algoritma Mobilegeddon. Algoritme ini menargetkan situs web yang tidak responsif seluler.

Kenapa harus mobile?

Karena Google juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan mereka menyadari bahwa smartphone adalah satu-satunya alat komunikasi yang banyak digunakan, mereka dapat berselancar di internet di mana saja dan kapan saja hanya dengan smartphone.

Untuk itu, website/blog yang tidak merespon hasil optimasi SEO-nya juga akan sangat sulit masuk halaman 1 Google.

  1. Kecepatan pengisian harus memperhatikan

Tidak dapat disangkal bahwa sebuah website yang memiliki waktu loading yang lama saat dibuka pasti akan membuat marah penggunanya. Untuk itu faktor kecepatan loading suatu situs harus diperhitungkan, bahkan tidak boleh terlalu lama.

Anda dapat mencoba mengukur kecepatan loading website/blog Anda dari https://gtmetrix.com (tidak perlu mendaftar, cukup masukkan url dan tunggu analisisnya).

  1. konten ala kadarnya dan copas

Ingatlah bahwa Google adalah mesin pencari yang menyaring begitu banyak situs web untuk memberikan hasil terbaik untuk informasi yang Anda cari. Jadi, jika Anda tidak benar-benar fokus dalam memberikan konten yang bagus, jangan berharap situs web yang dioptimalkan berada di halaman 1 Google

Apalagi jika Anda hanya menulis dengan patuh/senang, maka Google akan merindukan website Anda, meskipun sudah dioptimalkan dengan baik. Google akan memilih website lain yang lebih relevan dengan konten yang bagus, hal ini tentunya sejalan dengan tujuan dari Algoritma Google Panda yang fokus pada konten yang berkualitas rendah.

Google juga tidak menyukai konten duplikat/copy paste, sebaiknya hindari hal ini dan mulailah menulis dengan orientasi yang dapat menguntungkan pembaca.

  1. Optimasi SEO Over-the-top

Mengapa demikian?

Hal ini dilakukan oleh Google untuk mengurangi jumlah spammer yang terus menerus mencari link (optimasi melalui teknik link building, PBN, link exchange, dll)

Jika Anda melakukan salah satu di atas, berhentilah dan jangan melangkah lebih jauh. Algoritma Google sekarang sudah sangat pintar dan ketika Anda mencoba mengakalinya dengan cara-cara kotor tidak akan berguna lagi dengan hadirnya Algoritma Google Penguin dan Google Fred.

Jadi Anda tahu apa yang salah? Jika ada faktor teknis yang tidak dipenuhi oleh website/blog Anda, segera perbaiki agar optimasi SEO yang Anda lakukan bisa maksimal. Cara diatas biasanya selalu dihindari oleh pakar SEO dan juga penyedia layanan jasa SEO. Ingatlah untuk selalu mengikuti aturan Google itu sendiri dan tidak pernah melanggarnya, Anda akan tahu konsekuensinya nanti!