Apa itu Long Tail dalam SEO – Apakah Kamu letih bersaing dengan web lain di hasil pencarian buat tutur kunci bervolume besar yang serupa? Ataupun apakah trafik web Kamu tidak naik- naik sebab wisatawan malah memilah web pesaing?

Apa itu Long Tail dalam SEO

Di postingan kali ini kita hendak mengulas mengenai apa itu long tail dalam SEO. Salah satu kiat rahasia SEO ini dapat jadi pemecahan dari bermacam permasalahan Kamu di atas. Tidak yakin? Ayo, ikuti postingan ini hingga berakhir.

Long tail keyword merupakan tutur kunci yang khusus serta bervolume kecil, alhasil tingkatan persaingan nya mengarah lebih kecil. Banyak orang yang beranggapan kalau long tail keyword itu tentu jauh serta terdiri dari 3 tutur ataupun lebih. Tetapi, tidak senantiasa semacam itu, kenapa. Long tail keyword dapat saja cuma terdiri dari 2 tutur asal memanglah khusus serta tingkatan persaingan nya kecil.

Apa itu Long Tail dalam SEO

Nah, meski bervolume kecil, tetapi long tail keyword itu lebih pas target dari short tail keyword, loh. Karena, long term keyword menargetkan tutur kunci yang amat khusus. Jadi, mungkin besar tutur kunci itu memanglah menunjukkan hasil pencarian yang betul- betul dicari oleh konsumen. Bukannya hasil pencarian dengan cara biasa hal poin itu.

Mengapa Long Tail Keyword?

Mungkin banyak orang yang bertanya – tanya, mengapa kita harus menggunakan long tail keyword. Sesungguhnya baik long tail ataupun short tail itu sama – sama mendatangkan keuntungan. Akan tetapi untuk long tail ini akan lebih memudahkan kita untuk mengoptimasi keyword yang akan kita tuju. Berikut kami telah merangkum untuk Anda beberapa manfaat dari long tail keyword, diantaranya.

  1. Dapat Mendatangkan Banyak Trafik

Bila Kamu memilah poin yang memiliki banyak long tail keyword, trafik organik yang tiba pula hendak lebih banyak, loh. Karena, Kamu tidak menargetkan satu tutur kunci penting saja dari poin itu, melainkan banyak tutur kunci sekalian.

Efeknya, web Kamu hendak timbul di tiap pencarian dari tiap- tiap tutur kunci long tail keyword yang ditargetkan itu. Bukan timbul sekali saja sebab cuma menargetkan satu tutur kunci penting.

Kita bagikan ilustrasi. Katakanlah Kamu menargetkan sesuatu poin dengan 30 long tail keyword. Pada umumnya trafik tiap- tiap keyword itu cuma 50 pencarian per bulannya. Sedikit sekali, bukan?

Nah, coba campurkan seluruh keyword itu di web Kamu. Kemampuan trafik organik sebesar 1500 wisatawan dapat Kamu datangkan! Karena, web Kamu senantiasa timbul di tiap hasil pencarian dari 30 keyword mulanya.

  1. Long Tail Keyword Tingkatkan Conversion Rate

Long tail keyword itu amat khusus. Jadi, orang yang mencari dengan keyword ini mengarah telah sedia buat melaksanakan pembelian dibanding dengan pencarian short tail keyword.

Ambil ilustrasi pencarian dengan tutur kunci “website hosting.” Tutur kunci itu amat besar artinya, bukan? Orang yang mencari tutur kunci itu bisa jadi mau ketahui apa itu website hosting ataupun gimana metode kerjanya. Dengan tutur lain, beliau sedang belum sedia buat membeli.

Tetapi, bila orang memasukkan tipe khusus dari tutur kunci itu (misalnya “hosting terbaik serta paling murah indonesia”) berarti beliau telah setahap lebih dekat buat melaksanakan pembelian.

Efeknya, orang itu hendak mengklik hasil pencarian yang menunjukkan produk yang dicari. Jadi, trafik web Kamu naik bersamaan conversion rate yang bertambah. Win- win solution, bukan?

Semua itu kembali lagi kepada Anda, ingin menggunakan long tail atau short tail, pilihlah sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga penjelasan diatas dapat membantu menjawab semua pertanyaan Anda mengenai apa itu long tail dalam SEO, semoga bermanfaat.